
Dalam "Ci Xin Qie Gu" (2024), seorang atlet anggar muda bernama Jie terjebak dalam konflik keluarga yang mematikan ketika kakak laki-lakinya yang berbahaya dibebaskan dari penjara. Jie harus memilih antara mengikuti perintah ibunya untuk melupakan keberadaan kakaknya atau membantunya, meskipun membahayakan hidupnya sendiri. Dengan kombinasi aksi anggar yang menegangkan dan konflik keluarga yang dramatis, film ini menawarkan petualangan yang penuh kejutan dan ketegangan. Apakah Jie bisa menyeimbangkan antara tanggung jawab keluarga dan ambisi olahraganya?

